Dubes Kanada Kunjungi Polnep

Dubes Kanada Kunjungi Polnep


Duta Besar Canada untuk Indonesia dan Timur Leste H.E. Peter MacArthur di dampingi Ms. Anik Fournier, First Secretary dan Ms. Shawna Goldbold, Diputy Direktor for Operation, Indonesia dan ASEAN Program (visiting from HQ/Ottawa) serta Ms. Novi Anggriani, Senior DevelopmentOfficer berkunjung ke Politeknik Negeri Pontianak, Selasa 16 Juli 2019. Kunjungan Duta Besar Leste H.E. Peter MacArthur melihat langsung bantuan yang diberikan Pemerintah Canada kepada Politeknik Negeri Pontianak dalam program PEDP. Kunjungan diterima langsung oleh Pembantu Direktur I Slamet Tarno di damping Pembantu Direktur II, Pembantu Direktur III.
Sebelum melihat langsung fasilitas dan peralatan yang ada, Duta Besar Canada Leste H.E. Peter MacArthur melakukan pertemuan kepada beberapa Ketua Jurusan, dosen, manajer PEDP dan staf pengelola PEDP dan para Pembantu Direktur di ruang rapat Direktur. Pembantu Direktur I yang mewakili Direktur Politeknik Negeri memaparkan secara singkat beberapa program studi dan kurikulum yang diterapkan. Fasilitas maupun keunggulan yang dimiliki Politeknik Negeri Pontianak dan kontribusinya terhadap penyerapan lulusan ke industri maupun lapangan kerja lainnya. Pembantu Direktur I juga menjelaskan betapa pentingnya fasilitas atau peralatan yang diberikan melalui program PEDP kepada Politeknik Negeri Pontianak dalam mendukung proses belajar mengajar dan penerapan teknologi. Dalam upanya Politeknik Negeri Pontianak menjadikan Pusat Unggulan, Pusat Standar, Pusat Inovasi dan Kreativitas, peralatan yang diberikan melalui program PEDP ini sangat membantu. Saat ini Politeknik Negeri Pontianak telah memiliki Pusat Unggulan Teknologi-PUT Perikanan Budidaya (Centre of Technology-COT ofAquaculture).
Sementara itu, Manajer PEDP Uray Endang mengungkapkan bahwa PUT Perikanan merupakan salah Unit Pelaksana Teknis di Politeknik Negeri Pontianak yang memiliki fungsi pelayanan terdiri dari Laboratorium Rujukan dan Unit Usaha Produksi Perikanan. Laboratorium Rujukan merupakan unit pelayanan yang melayani kegiatan pengujian untuk kepentingan industri perikanan, dankegiatan akademikuntuk menunjang kompetensi mahasiswa serta alumni. Laboratorium rujukan juga melayani penelitian yang berkaitan dengan pengembangan dan inovasi iptek bidang perikanan. Jelaskannya, selain fokus pada kegiatan pengujian dan produksi PUT Perikanan Polnep juga menjadi wadah pelaksanaan uji kompetensi bagi mahasiswa budidaya perikanan dan wadah pelatihan bersertifikasi bagi masyarakat umum dan stakeholdersbidang perikanan. Keberadaan PUT Perikanan Polnepsangat strategis, selain menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dan pelayanan terhadap masyarakat, PUT Perikanan Polnepjug membantu masyarakat dalam menyediakan berbagai produk bidang perikanan dan menjadi mitra dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi masyarakat yang bergerak di bidang perikanan.
Duta Besar Canda Leste H.E. Peter MacArthur mengungkapkan bahwa beberapa perguruan tinggi yang dia kunjungi Politeknik Negeri Pontianak merupakan Politeknik yang berhasil melaksanakan program PEDP. Dia juga berharap Politeknik Negeri Pontianak dalam menyusun kurikulum menyesuaikan kepentingan industri, sehingga lulusannya bisa langsung diserap oleh industri. Ditegaskannya, bagaimana Politeknik Negeri Pontianak dapat merespon kebutuhan tenaga karja bagi industri. Lalu bagaimana Politeknik Negeri Pontianak model adaptasinya terhadap kebutuhan industri dan apa saja yang harus dilakukan. Kurikulumnya apa sudah sesuai dengan kebutuhan dunia industri dan jangan jalan sendiri-sendiri, ujarnya.
Pertemuan bersama Duta Besar Canada dilakukan juga diskusi tentang peningkatkan kualitas proses pembelajaran yang diterapkan di Politeknik Negeri Pontianak. Selain itu, Duta Besar melihat langsung fasilitas yang diperoleh dari program PEDP yang didampingi Pembantu Direktur dan Manajer PEDP.
(Erwandi – Pranata Humas Muda)



Source link

Comments are closed.