Juarai Kompetisi Tari Tingkat Internasional di Portugal, Belva Diharapkan bisa Jadi Motivasi

Juarai Kompetisi Tari Tingkat Internasional di Portugal, Belva Diharapkan bisa Jadi Motivasi


Unesa.ac.id – Surabaya, Prestasi sangat erat
kaitannya dengan bakat. Dua hal tersebut agaknya susah untuk dipisahkan.
Seperti yang didapat oleh Belva Hayu Aptanta, mahasiswa S1 Pendidikan
Guru Sekolah Dasar (PGSD) angkatan 2018, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).
Melalui bakat yang dimilikinya, Belva berhasil mencetakkan namanya
menjadi salah satu peserta, sekaligus juara dalam Dance World Cup
(DWC)Finals 2019 di Braga, Portugal. Kompetisi tari tingkat
internasional yang digelar di Altice Forum Braga, Portugal dan diikuti
sekitar lebih kurang 20 ribu peserta dari 54 negara itu nyatanya cukup
menjadi pembuktian jika prestasi non akademis pun nyatanya juga memiliki
tempat yang penting.

Bermula dari kesenangannya menari, Belva
bergabung ke dalam sanggar yang membawanya berproses hingga bisa ikut
andil dalam kompetensi tari bergengsi tingkat internasional yang
diselenggarakan tahunan tersebut. Belva bersama grup tari dan ofisialnya
berhasil membawa predikat juara 4 dalam Kategori Senior Duet/Trio
National And Folklore Dance. Tidak hanya satu kategori, berdasarkan
hasil wawancara bersama Ulhaq Zuhdi, S.Pd., M.Pd., selaku Sekertaris
Jurusan (Sekjur) PGSD, Belva juga mengikuti kategori perlombaan lain
dalam DWC tersebut. “Mohon dukungan beserta doa Bapak/Ibu, karena masih
ada 1 kategori group senior lagi agar bisa menambah prestasi PGSD FIP
Unesa,” ujar Zuhdi.

Mendengar pencapaian Belva tersebut, tentunya
pihak jurusan, utamanya universitas merasa sangat bangga. “Kemampuan
Belva memang sudah terlihat dengan seringnya dia tampil di acara-acara
seminar,” tambah Zuhdi sembari mengingat seberapa sering melihat Belva
menari di beberapa acara seminar.

Zuhdi berharap, prestasi Belva
ini bisa menjadi motivasi bagi teman-teman dan adek angkatannya,
sehingga ke depan, tidak hanya prestasi akademis yang bisa mengangkat
nama baik instansi/lembaga, tapi prestasi non akademis pun ikut andil
dan diakui. “Semoga ke depan, prestasi Belva ini menjadi motivasi bagi
teman-teman dan adek angkatannya, sehingga bisa meningkatkan prestasi
PGSD, bagaimana pun, jika PGSD berprestasi, selain meningkatkan
akreditasi jurusan, juga bisa meningkatkan nama fakultas dan ujungnya ke
Unesa juga,” tambah Zuhdi. (ay)



Source link

Comments are closed.