Menristekdikti Lantik Enam Pimpinan PTN

Menristekdikti Lantik Enam Pimpinan PTN


Siaran Pers Kemenristekdikti
Nomor: 195/SP/HM/BKKP/IX/2019

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir melantik enam Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di lingkungan Kemenristekdikti. Upacara Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan dilaksanakan dengan khidmat di Ruang Auditorium Gedung D Kemenristekdikti, Jakarta (26/9). Bertindak sebagai saksi dalam pelantikan ini Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Na’im dan Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Ali Ghufron Mukti.

Pimpinan PTN yang dilantik Menristekdikti Mohamad Nasir hari ini yaitu:

  1. Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaf, MSCE dilantik menjadi Rektor Universitas Sriwijaya periode 2019-2023
  2. Dr. Komarudin, M.Si dilantik menjadi Rektor Universitas Negeri Jakarta periode 2019-2023
  3. Dr. Eduart Wolok, ST, MT dilantik menjadi Rektor Universitas Negeri Gorontalo periode 2019-2023
  4. Ir. Eko Julianto, M.Sc,MRINA dilantik menjadi Direktur Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya periode 2019-2023
  5. Ramli, S.T., M.Eng dilantik menjadi Direktur Politeknik Negeri Samarinda periode 2019-2023
  6. Abdul Rahman, S.E., Ak., M.Si dilantik menjadi Direktur Politeknik Negeri Medan

Dalam arahannya Menristekdikti menyebutkan, saat ini pendidikan tinggi memiliki peran terkait dengan struktur ekonomi, sosial dan lingkungan dunia. Oleh karena itu, ia menyebutkan seluruh pemangku kepentingan pendidikan tinggi dituntut agar pendidikan tinggi memiliki kualitas yang baik, robust (tahan terhadap gangguan/kuat), dan bertanggung jawab secara aktif dalam mengatasi tantangan dan masalah mendesak baik lokal, regional, nasional, maupun global.

Lebih lanjut Menristekdikti menyebutkan peran rektor atau direktur menjadi kunci dalam keberhasilan suatu perguruan tinggi, sehingga apa yang dihasilkan, baik itu lulusan, riset, dan inovasi yang dapat memberikan nilai tambah. Pembangunan bangsa itu tergantung pada peran rektor atau direktur di perguruan tinggi masing-masing. Ia berharap pejabat perguruan tinggi yang baru saja dilantik dapat menjalankan tugas-tugasnya sebagai rektor/direktur dengan baik dan berhasil.

“Dalam menjawab tantangan zaman diperlukan lulusan dari program studi yang inovatif dan kreatif, serta penelitian yang kolaboratif. Kolaborasi merupakan solusi terhadap masalah yang kita hadapi, tidak lagi dapat dilakukan secara terpisah. Saya harap saudara-saudara dapat memetakan kualitas program studi di perguruan tinggi masing- masing dan membuat kebijakan serta program yang mendorong peningkatan kualitas, inovasi, dan kreativitas program studi serta meningkatkan penelitian kolaboratif,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Naim, Direktur Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti Ali Ghufron Mukti, Kepala Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik Nada DS Marsudi, Kepala Biro SDM Ari Hendarto Saleh serta tamu undangan lainnya.

Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik
Kemenristekdikti



Source link

Comments are closed.