Browsed by
Category: ICT

BSN Dorong Kota/Kabupaten Terapkan SNI Smart City

BSN Dorong Kota/Kabupaten Terapkan SNI Smart City

Jakarta, Technology-Indonesia.com – Badan Standardisasi Nasional (BSN) terus berupaya mendukung pengembangan kota cerdas atau smart city di Indonesia. Salah satunya dengan menetapkan SNI ISO 37120:2018 tentang pembangunan perkotaan dan masyarakat yang berkelanjutan. SNI yang merupakan dasar pelaksanaan kota cerdas tersebut memuat indikator terkait layanan kota dan kualitas hidup.

Kepala BSN, Bambang Prasetya mengatakan, pengelolaan secara cerdas dalam menjamin keberlanjutan kota, menjadi hal yang mendesak dilakukan. Saat ini pemerintah Indonesia memiliki program Gerakan Menuju 100 smart city.

Untuk mendukung suksesnya program pemerintah tersebut, BSN mengembangkan Standar Nasional Indonesia (SNI) salah satunya SNI ISO 37120:2018. Melalui pengembangan SNI, BSN berharap kota/kabupaten di Indonesia memiliki rujukan yang sama dalam membangun kota cerdas atau biasa disebut dengan smart city.

Bambang mengingatkan, peningkatan arus urbanisasi telah menyebabkan perkotaan kelebihan populasi serta menimbulkan berbagai permasalahan yang kompleks. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), saat ini lebih dari setengah populasi dunia, 3,5 milyar orang tinggal di daerah perkotaan, dan diperkirakan akan meningkat menjadi 60% pada 2030. Di Indonesia, proyeksi persentase penduduk daerah perkotaan meningkat dari 49,8% pada 2010 menjadi 56,7% di tahun 2020 dan 63,4 % di tahun 2030.

“Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama, bagaimana membuat masyarakat hidup nyaman. BSN siap mendukung, dengan menyediakan standar-standar yang bisa mendukung pelaksanaan kota cerdas (smartcity),” kata Bambang di sela-sela Pembukaan Bulan Mutu Nasional 2019 di Semarang, Jawa Tengah pada Kamis (10/10/2019).

Gerakan menuju 100 Smart City, lanjutnya, merupakan program bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Bappenas dan Kantor Staf Kepresidenan. Gerakan tersebut bertujuan membimbing Kabupaten/Kota dalam menyusun Masterplan Smart City agar bisa lebih memaksimalkan pemanfaatan teknologi, baik dalam meningkatkan pelayanan masyarakat maupun mengakselerasikan potensi yang ada di masing-masing daerah.

Program ini dimulai secara bertahap dari tahun 2017 dan 2018. Selama dua tahun, telah dilaksanakan di 75 kabupaten dan kota. Tahun 2019, berlangsung di 25 kabupaten

Read the rest
Kepala BPPT Ajak Mahasiswa Unsyiah Tingkatkan Produktivitas Pembangunan

Kepala BPPT Ajak Mahasiswa Unsyiah Tingkatkan Produktivitas Pembangunan

Jakarta, Technology-Indonesia.com -Pemerintah sedang mengejar ketertinggalan dalam bidang pembangunan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di era revolusi industri 4.0. Terkait hal itu, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mendorong terciptanya SDM Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) sebagai lini terdepan dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Kepala BPPT Hammam Riza saat memberi kuliah umum di hadapan ribuan  mahasiswa dan civitas Academika Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, Kamis (3/10/2019) menyampaikan keyakinan dirinya bahwa Indonesia  mampu memanfaatkan teknologi, dan inovasi demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.

Peluang itu diperoleh melalui fenomena bonus demografi yaitu masyarakat berusia produktif akan lebih banyak jumlahnya di Indonesia hingga 2030 mendatang. Bonus demografi ini lanjutnya, harus dimanfaatkan untuk menciptakan SDM Iptek yang unggul dan mampu berdaya saing.

“Untuk menjadi negara maju, Indonesia harus mampu masuk kategori tingkat innovation-driven economy. Indonesia masih mempunyai peluang karena salah satu di antaranya Indonesia sedang mengalami bonus demografi sampai dengan tahun 2030,” papar Hammam, dalam kuliah umumnya di Academic Activity Center Prof Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala, Aceh.

Kuliah umum tersebut mengangkat isu ‘Peran Artificial Intelligence (AI) dan Big Data di Era Teknologi Industri 4.0 dalam Peningkatan Produktivitas Pembangunan.” Indonesia saat ini telah mendengungkan strategi ‘Making Indonesia 4.0’ untuk menghadapi pola teknologi industri berbasis otomasi dan pertukaran data atau disebut Industri 4.0.

“Industri 4.0 ini mencakup sistem siber-fisik, internet untuk segala, komputasi awan, dan komputasi kognitif. Lalu menghasilkan ‘pabrik cerdas’, berstruktur moduler, sistem siber-fisik mengawasi proses fisik, menciptakan salinan dunia fisik secara virtual, dan membuat keputusan yang tidak terpusat,” kata Hammam.

Kecerdasan buatan atau AI dan Big Data telah menjadi isu yang mulai banyak diaplikasikan oleh negara-negara maju dalam bidang pemerintahan, militer hingga badan intelijen.

Hammam menambahkan, ada 5 teknologi kunci yang memiliki peranan dalam industri 4.0, yakni AR/VR, advanced robotics, 3D printing (physical layer), IoT (connectivity layer), dan AI (logical layer). Hammam

Read the rest
Inovasi Inovator Indonesia Expo (I3E) Pamerkan 404 Produk Inovatif

Inovasi Inovator Indonesia Expo (I3E) Pamerkan 404 Produk Inovatif

Jakarta, Technology-Indonesia.com – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menggelar Inovasi Inovator Indonesia Expo (I3E) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan pada 3-6 Oktober 2019. Ajang tersebut memamerkan 404 produk inovatif karya anak bangsa binaan Kemenristekdikti.

Menristekdikti Mohamad Nasir menargetkan lima tahun ke depan startup binaan Kemenristekdikti akan mencapai 4.900 tenants. “Tahun 2020 sampai 2024 ini harus sampai tiga kali lipat. Kalau sekarang 1.307, berarti di tahun 2024 di angka sampai 4.900,” papar Menristekdikti setelah membuka I3E 2019 dengan menerbangkan pesawat kertas di JCC pada Kamis (3/10/2019).

Untuk dapat mencapai target tersebut, Kemenristekdikti akan menyalurkan anggaran paling tidak senilai Rp 64 miliar per tahun untuk tiga program pembiayaan dan pembinaan, yaitu Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT), Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT), dan Inovasi Industri.

“280 miliar hanya untuk PPBT saja dalam lima tahun. Tahun ini Rp 64 miliar. Ke depan harus kita tingkatkan. Harapan saya pada tahun 2020 hingga 2024 bisa meningkat tiga kali lipat karena direncanakan Presiden RI akan mengintegrasikan semua riset menjadi satu koordinasi lembaga riset, yaitu Badan Riset Inovasi Nasional,” ungkap Menteri Nasir.

I3E 2019 merupakan agenda tahunan yang sudah diselenggarakan sejak 2015 oleh Kemenristekdikti. Pameran yang mengusung tema “Startup Teknologi dan Inovasi Industri Meningkatkan Daya Saing Bangsa” ini menampilkan 404 produk inovatif, yang terdiri dari 249 hasil inovasi dari pendanaan PPBT, 132 produk dari pendanaan program CPPBT, dan 23 produk dari pendanaan program Inovasi Industri yang semuanya adalah karya anak bangsa.

Selain memamerkan hasil inovasi, dalam I3E 2019 juga digelar Seminar Bisnis dan Teknologi, yang menghadirkan berbagai narasumber dari para startup yang sudah mampu menjual produk. Seminar ini bertujuan untuk dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan bagi siapapun yang sedang mengembangkan startup maupun yang baru menyusun rencana membangun startup

Selain itu digelar juga talkshow, yang menghadirkan berbagai narasumber kompeten dari kalangan bisnis, pembuat regulasi,

Read the rest