Tiga Prioritas Aksi untuk Tingkatkan Hasil Kedelai di Polewali Mandar

Tiga Prioritas Aksi untuk Tingkatkan Hasil Kedelai di Polewali Mandar


Jakarta, Technology-Indonesia.com – Meski dilanda musim kemarau Panjang, di Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar) berhasil panen kedelai. Kegiatan panen dilakukan di lahan milik Kelompok Tani Harapan Mulyo seluas 100 hektare (ha) pada Kamis (10/10/2019).

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan (Puslitbangtan) Haris Syahbuddin dalam sambutannya menyampaikan, “Petani di sini sangat luar biasa karena mampu menyediakan benih kedelai dan tahu jadwal air, sehingga mampu memanfaatkan ketersediaan air yang minimal. Para petani juga mampu menahan air selama mungkin di daratan untuk dimanfaatkan tanam palawija di Musim Tanam Ketiga.”

Lebih lanjut, Haris mengungkapkan bahwa akan ada tiga prioritas aksi yang akan dilakukan untuk mendukung peningkatan hasil kedelai di Kabupaten Polewali Mandar. Pertama, akan mengusahakan penyediaan benih sumber kedelai varietas unggul dengan potensi hasil tinggi yaitu Dega 1.

Kedua, akan ada peningkatan kemampuan pembudidaya kedelai di Kabupaten Polewali Mandar melalui program magang di Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) Malang. Terakhir, akan dilakukan program sinergitas Kelompok Tani dengan Industri, yaitu antara Kelompok Tani yang membudidayakan kedelai dengan industri tahu, tempe dan susu kedelai.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Polewali Mandar, H. Ibrahim menyambut baik prioritas aksi yang akan dilakukan oleh Balitbangtan dan Puslitbangtan selaku penanggungjawab Upsus Pajale di Provinsi Sulbar.

“Para petani tidak asing dengan Kedelai dan siap untuk membudidayakan kedelai seluas 400 ha,” ujarnya. Lebih lanjut Ibrahim menerangkan bahwa selama ini kebutuhan industri cukup besar tetapi belum bisa dipenuhi oleh kedelai lokal. Kebutuhan Kedelai di Kecamatan Wonomulyo setiap harinya sebanyak 3-4 ton/hari untuk kebutuhan industri tahu, tempe dan susu kedelai.

Puslitbangtan lebih lanjut menjelaskan bahwa berbagai stakeholders terkait bersepakat meningkatkan kerjasama dan saling membantu untuk meningkatkan luas tanam serta hasil produksi kedelai, khususnya di wilayah Kabupaten Polewali Mandar. (RPR/TDS)



Source link

Comments are closed.